1.
Informasi Dan Data
Istilah informasi
Banyak orang menggunakan istilah "era informasi",
"masyarakat informasi," dan teknologi informasi, dalam bidang ilmu informasi dan ilmu komputer
yang sering disorot, namun kata "informasi" sering dipakai tanpa
pertimbangan yang cermat mengenai berbagai arti yang dimilikinya.Sering
kita mendengar istilah informasi dalam kehidupan sehari-hari. Karena sangat
seringnya mendengar kata informasi kita langsung faham apa yang dimaksud dengan
istilah informasi tersebut tanpa pernah membaca atau mendengar pengertian
informasi secara langsung. Dalam kehidupan sehari-hari hampir tidak pernah kita
mendapatkan informasi, informasi yang kita dapatkan itu bisa berupa text, suara
maupun visual. Informasi berupa text kita dapatkan dari berbagai macam bacaan
seperti koran misalnya, Suara bisa itu dari radio atau percakapan langsung
mulut ke mulut melalui komunikasi kita dengan orang lain. Informasi visual
yaitu salah satunya dengan kita menonton televisi. Dari sumber-sumber itulah
kita semakin akrab dengan yang namanya informasi. Yang menjadi pertanyaan
adalah apakah kita tahu apa pengertian informasi yang sebenarnya? Melalui
artikel kali ini saya akan membahas pengertian informasi, pengertian data dan
hal-hal yang berhubungan dengan informasi dan data.
Informasi secara singkatnya adalah segala macam
keterangan yang dapat diambil oleh seseorang dengan sumber yang jelas sehingga
dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi si penerima informasi tersebut.
Sedangkan menurut istilah, pengertian
informasi adalah kumpulan data yang sudah melalui proses
pengolahan sehingga dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi seseorang yang
kemudian digunakan untuk pengambilan suatu keputusan atau tindakan. Lalu pengertian data adalah sekumpulan fakta
yang diambil dari beberapa kejadian yang memiliki arti penting yang dapat
berbentuk sebuah file yang dapat disimpan. Meskipun data itu bersifat penting,
namun data masih belum bisa dijadikan sesuatu yang bermanfaat untuk dijadikan
sebuah keputusan. Supaya menjadi sebuah informasi yang bermanfaat data-data
yang ada kemudian dikumpulkan lalu diolah sedemikian rupa hingga menghasilkan
suatu informasi. Maka dari itu informasi
dan data adalah istilah yang tidak dapat dipisahkan, karena informasi dan
data adalah satu kesatuan.
Menurut Laudon (2007) informasi
didefinisikan sebagai data yang dibuat menjadi bentuk yang dapat dimengerti dan
berguna bagi manusia Informasi dan data saling berkaitan erat, dan dalam
keseharian digunakan secara bergantian. Informasi digunakan dibanyak toko/perusahaan
yang berfungsi sebagai sumber pengetahuan bagi toko/perusahaan untuk menentukan
proses bisnis dan dapat membantu toko dalam mengambil keputusan bisnis.
Jadi dapat disimpulkan informasi itu adalah hasil akhir dari proses pengolahan data yang dapat digunakan sebagai pengetahuan yang dapat dimanfaatkan toko dan banyak orang.
Dalam beberapa hal pengetahuan tentang peristiwa-peristiwa tertentu atau
situasi yang telah dikumpulkan atau diterima melalui proses komunikasi,
pengumpulan intelejen, ataupun didapatkan dari berita juga dinamakan informasi.
Informasi yang berupa koleksi data dan fakta seringkali dinamakan informasi
statistik. Dalam bidang ilmu komputer,
informasi adalah data yang disimpan, diproses, atau ditransmisikan. Penelitian
ini memfokuskan pada definisi informasi sebagai pengetahuan yang didapatkan
dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi dan alirannya.pesan
(ucapan atau ekspresi) atau kumpulan pesan yang terdiri dari order sekuens dari simbol, atau makna
yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan pesan. Informasi dapat direkam
atau ditransmisikan. Hal ini dapat dicatat sebagai tanda-tanda, atau sebagai sinyal berdasarkan gelombang.Para
konsep memiliki banyak arti lain dalam konteks yang berbeda.Informasi bisa di
katakan sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau
instruksi. Namun demikian, istilah ini memiliki banyak arti bergantung pada
konteksnya. Sebagai contoh, dokumen berbentuk spreadsheet (semisal dari
Microsoft Excel) seringkali digunakan untuk membuat informasi dari data yang
ada di dalamnya. Laporan laba rugi dan neraca merupakan bentuk informasi,
sementara angka-angka di dalamnya merupakan data yang telah diberi konteks
sehingga menjadi punya makna dan manfaat.Jadi dapat disimpulkan informasi itu adalah hasil akhir dari proses pengolahan data yang dapat digunakan sebagai pengetahuan yang dapat dimanfaatkan toko dan banyak orang.
Dalam kehidupan sehari-hari, kebutuhan pribadi akan informasi juga sangatlah penting. Pandai-pandai lah kita untuk memilah informasi yang benar karena dengan kondisi sekarang ini berkat semakin majunya teknologi yang berhubungan dengan informasi kemungkinan bermunculannya informasi yang tidak benar semakin besar. Sebagai contoh di social media seperti facebook atau twitter dengan mudahnya kita mendapatkan informasi berbagai macam hal, informasi yang di dapat dari seseorang dengan cepat bisa disebarkan kepada banyak orang melalui media tersebut, maka kemungkinan beredarnya informasi berupa kebohongan itu sangatlah besar. Disamping sisi negatifnya perkembangan teknologi informasi, manfaatnya cenderung lebih banyak. Maka sudah seharusnya lah kita menjadikan fasilitas media informasi tersebut untuk mendapatkan informasi yang sebanyak-banyaknya dan akan lebih bagus bila kita memanfaatkannya pula untuk berbagi informasi kepada orang lain.
Pentingnya peranan informasi dalam suatu organisasi atau perusahaan telah kita ketahui bersama, tanpa adanya informasi yang baik pada suatu perusahaan akan membuat perusahaan tersebut tidak berjalan dengan baik. Coba kita bayangkan apabila seorang manajer bermaksud merencanakan sebuah proyek, namun si manajer kekurangan data mengenai proyek tersebut maka otomatis informasi yang dia miliki tidaklah memadai atau bahkan dia sama sekali tidak mendapatkan informasi, yang akan terjadi adalah proyek tersebut gagal dilaksanakan.
Organisasi harus memiliki sistem pengelolaan pengetahuan yang baik untuk menghasilkan knowledge yang berkualitas dan berguna bagi kepentingan organisasi karena tanpa data dan informasi tidak akan dihasilkan knowledge. Untuk memudahkan pemahaman dalam strukturisasi data, informasi dan knowledge, perlu diketahui perbedaan diantara ketiganya.
Etimologi
Kata informasi berasal dari kata Perancis kuno informacion
(tahun 1387) yang diambil dari bahasa Latin
informationem yang berarti “garis besar, konsep, ide”. Informasi
merupakan kata benda dari informare yang berarti aktivitas dalam
“pengetahuan yang dikomunikasikan” [3].
Informasi merupakan fungsi penting
untuk membantu mengurangi rasa cemas seseorang. Menurut Notoatmodjo (2008)
bahwa semakin banyak informasi dapat memengaruhi atau menambah pengetahuan
seseorang dan dengan pengetahuan menimbulkan kesadaran yang akhirnya seseorang
akan berperilaku sesuai dengan pengetahuan yang dimilikinya.
Para Yunani kuno
kata untuk form adalah μορφή (morphe; cf. morph) dan juga εἶδος (eidos) "ide, bentuk, set", kata yang terakhir ini biasa
digunakan dalam pengertian teknis filosofis oleh Plato (dan kemudian Aristoteles)
untuk menunjukkan identitas yang ideal atau esensi dari sesuatu (lihat Teori
bentuk). "Eidos" juga dapat
dikaitkan dengan pikiran, proposisi atau bahkan konsep.
Sebagai
masukan sensorik
Seringkali informasi dipandang
sebagai jenis input ke sebuah organisme
atau sistem. Beberapa
masukan penting untuk fungsi organisme (misalnya, makanan) atau sistem (energi) dengan sendirinya. Dalam bukunyaSensory Ecology,
Dusenbery menyebutkan itu kausal input . input lainnya (informasi) yang penting
hanya karena mereka berhubungan dengan kausal input dan dapat digunakan untuk
memprediksi terjadinya masukan kausal di lain waktu (atau mungkin tempat lain).
Beberapa informasi adalah penting
karena asosiasi dengan informasi lain harus ada koneksi ke kausal input. Dalam
prakteknya, informasi biasanya dilakukan oleh rangsangan yang lemah yang harus
dideteksi oleh sistem sensorik yang khusus dan diperkuat oleh input energi
sebelum mereka dapat berfungsi untuk organisme atau sistem. Misalnya, cahaya
sering merupakan masukan kausal ke tanaman, tetapi memberikan informasi kepada
hewan. Berwarna terang tercermin dari bunga terlalu lemah untuk melakukan
banyak pekerjaan fotosintesis, tetapi sistem visual dari lebah mendeteksi dan sistem
saraf lebah menggunakan informasi untuk memandu lebah kepada bunga, di mana
lebah untuk menemukan nectar atau pollen, yang merupakan masukan
kausal, melayani fungsi nutrisi.
Sebagai
representasi dan kompleksitas
Ilmu
Kognitif dan terapkan matematika Ronaldo
Vigo berpendapat bahwa informasi adalah sebuah konsep relatif yang melibatkan
setidaknya dua entitas yang terkait dalam rangka masuk akal. Ini adalah: setiap
kategori didefinisikan dimensi-objek S, dan setiap tindakan R. R, pada
dasarnya, adalah representasi dari S, atau, dengan kata lain, membawa atau
menyampaikan representasional (dan karenanya, konseptual) informasi tentang S.
Vigo kemudian mendefinisikan jumlah informasi yang disampaikan R tentang S
sebagai tingkat perubahan dalam kompleksitas dari S setiap kali objek dalam R
dihapus dari S. bawah "informasi Vigo", pola, invarian, kompleksitas, representasi, dan lima-informasi dasar ilmu universal yang bersatu di
bawah kerangka matematis baru.[4]
dengan kata lain, kerangka kerja ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan
informasi Shannon-Weaver ketika mencoba untuk mengkarakterisasi dan mengukur
subjektif informasi.
1.
Data
DATA Merupakan sumber daya yang
paling penting dalam perusahaan, data perlu disimpan dan dimanajemen (rencana,
desain, operasi, kontrol dan evaluasi). Proses manajemen dilaksanakan dalam
siklus hidup (Life Cycle).
Menurut
Indrajani (2008) data merupakan sebuah fakta mentah tentang orang, tempat,
kejadian, dan apapun yang yang penting bagi sebuah toko yang harus dikontrol
dan dikelola untuk menghasilkan suatu informasi yang memiliki arti bagi
toko.
Jadi data itu adalah kumpulan dari objek dan peristiwa yang akan dikontrol dan dikelola yang disimpan untuk kemudian menjadi sebuah informasi.
Menurut Bergeron (2003), yang dimaksud dengan data adalah bilangan, terkait
dengan angka-angka atau atribut-atribut yang bersifat kuantitas, yang berasal dari
hasil observasi, eksperimen, atau kalkulasi. Informasi merupakan kumpulan data
dan terkait dengan penjelasan, interpretasi, dan berhubungan dengan materi
lainnya mengenai obyek, peristiwa-peristiwa atau proses tertentu. Sementara itu
menurut Bergeron, pengetahuan adalah informasi yang telah diorganisasi,
disintesiskan, diringkaskan untuk meningkatkan pengertian, kesadaran atau
pemahaman (Sangkala, 2007, p74).Jadi data itu adalah kumpulan dari objek dan peristiwa yang akan dikontrol dan dikelola yang disimpan untuk kemudian menjadi sebuah informasi.
Perbedaan Data dan Informasi
Menurut Davidson dan Voss (2002), untuk memahami perbedaan antara data, informasi dan pengetahuan, harus dapat digarisbawahi nilai hirarkinya. Informasi merupakan data yang disaring (distilled) dan dimaknai, demikian pula pengetahuan adalah informasi yang disaring dan dimaknai (Sangkala, 2007, p75).Database atau basis data adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer dan dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan informasi atau sekumpulan data yang sudah disusun sedemikan rupa dengan ketentuan atau aturan tertentu yang saling berelasi sehingga memudahkan pengguna dalam mengelolanya juga memudahkan memperoleh informasi.. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi berupa tipe data, struktur, dan juga batasan-batasan data yang akan disimpan. Basis data merupakan aspek yang sangat penting dalam sistem informasi dimana basis data merupakan gudang penyimpanan data yang akan diolah lebih lanjut. Basis data menjadi penting karena dapat menghidari duplikasi data, hubungan antar data yang tidak jelas, organisasi data, dan juga update yang rumit. Selain itu adapula yang mendefinisikan database sebagai kumpulan file, tabel, atau arsip yang saling terhubung yang disimpan dalam media elektronik.
Software yang digunakan untuk membuat, mengola, memelihara, memonitor dan memindah database disebut DBMS (Database Management System).
Contoh :
1. Microsoft Access
2. Microsoft SQL Server
3. Oracle
4. MySQL
5. PostSQL
6. dBase
7. Clipper
8. dll…
Pengertian Database Menurut Para Ahli
1. Menurut Gordon C. Everest :
Database adalah koleksi atau kumpulan data yang mekanis, terbagi/shared, terdefinisi secara formal dan dikontrol terpusat pada organisasi.
2. Menurut C.J. Date :
Database adalah koleksi “data operasional” yang tersimpan dan dipakai oleh sistem aplikasi dari suatu organisasi.
- Data input adalah data yang masuk dari luar sistem
- Data output adalah data yang dihasilkan sistem
- Data operasional adalah data yang tersimpan pada sistem
3. Menurut Toni Fabbri :
Database adalah sebuah sistem file-file yang terintegrasi yang mempunyai minimal primary key untuk pengulangan data.
4. Menurut S. Attre :
Database adalah koleksi data-data yang saling berhubungan mengenai suatu organisasi / enterprise dengan macam-macam pemakaiannya.
Definisi
Database
1. Database adalah himpunan kelompok data (arsip) yang
saling berhubungan yang diorganisasi sedemikian rupa agar kelak dapat
dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah.
2. Database adalah kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersamaan sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redudansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan.
3. Database adalah kumpulan file/tabel/arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronis.
Akan tetapi, tidak semua penyimpanan secara elektronis dapat dikatakan database. Itu dikarenakan belum tentu data di penyimpanan elektronis tersebut diatur/dipilah/dikelompokan sesuai fungsi atau jenisnya. Karena yang sangat ditonjolkan dalam database adalah pengaturan/pemilahan/pengelompokan data yang akan disimpan sesuai fungsi atau jenisnya.
Tujuan utama dari adanya database atau basis data adalah kemudahan dan kecepatan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa fungsi database adalah untuk memudahkan kita untuk memanfaatkan data yang kita simpan dan mempercepat untuk menemukan data tersebut karena sudah diatur sedemikian rupa.
2. Database adalah kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersamaan sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redudansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan.
3. Database adalah kumpulan file/tabel/arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronis.
Akan tetapi, tidak semua penyimpanan secara elektronis dapat dikatakan database. Itu dikarenakan belum tentu data di penyimpanan elektronis tersebut diatur/dipilah/dikelompokan sesuai fungsi atau jenisnya. Karena yang sangat ditonjolkan dalam database adalah pengaturan/pemilahan/pengelompokan data yang akan disimpan sesuai fungsi atau jenisnya.
Tujuan utama dari adanya database atau basis data adalah kemudahan dan kecepatan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa fungsi database adalah untuk memudahkan kita untuk memanfaatkan data yang kita simpan dan mempercepat untuk menemukan data tersebut karena sudah diatur sedemikian rupa.
Jadi SISTEM DATABASE adalah sistem penyimpanan data memakai komputer.
Pengertian Database – Sumber Gambar: sct.emu.edu.tr
Model DATABASE:
1. Hierarchical Model (Database Hirarkis)
=> Seperti model pohon.
=> Tidak fleksibel karena membatasi hanya one-to-many relationship.
2. Network Model (Database Jaringan)
=> Seperti jaringan.
=> Struktur mengijinkan may-to-many relationship.
3. Relational Model (Database Relasional)
=> Model database paling banyak digunakan dan fleksibel.
=> Record antar tabel dihubungkan dengan “key value”.
4. Object Oriented Model
=> Memiliki kemampuan menangani data grafik, gambar, video, dan text.
1. Hierarchical Model (Database Hirarkis)
=> Seperti model pohon.
=> Tidak fleksibel karena membatasi hanya one-to-many relationship.
2. Network Model (Database Jaringan)
=> Seperti jaringan.
=> Struktur mengijinkan may-to-many relationship.
3. Relational Model (Database Relasional)
=> Model database paling banyak digunakan dan fleksibel.
=> Record antar tabel dihubungkan dengan “key value”.
4. Object Oriented Model
=> Memiliki kemampuan menangani data grafik, gambar, video, dan text.
Elemen-elemen database :
elemen database misal : Data apa saja yang dipakai suatu
program aplikasi, data apa yang dibutuhkan untuk suatu laporan dari suatu
departemen.
A. Tipe :
1. Enterprise = Suatu jenis organisasi, misalnya Bank, Hotel, Universitas dan lain-lain.
2. Entity = File = Obyek pada enterprise berdasarkan data yang disimpan
3. Atribute = Field = Data item = Beberapa hal yang ingin diketahui dari suatu file
4. Record = Satu set field yang merupakan ciri khas dari suatu file
Istilah entity dan atribute biasanya digunakan pada tingkat konsepsual dan logikal, sedangkan file, record dan field pada tingkat internal/fisikal.
Hubungan : Enterprise terdiri dari beberapa entity, entity terdiri dari beberapa record dan record terdiri dari beberapa field.
Enterprise Entity / File Record Atribute/Field
B. Isi / Nilai :
1. Data File : Seluruh isi data pada file
2. Data Record : Satu set isi data pada suatu susunan field dari suatu file
3. Data Value : Isi data masing-masing data elemen.
A. Tipe :
1. Enterprise = Suatu jenis organisasi, misalnya Bank, Hotel, Universitas dan lain-lain.
2. Entity = File = Obyek pada enterprise berdasarkan data yang disimpan
3. Atribute = Field = Data item = Beberapa hal yang ingin diketahui dari suatu file
4. Record = Satu set field yang merupakan ciri khas dari suatu file
Istilah entity dan atribute biasanya digunakan pada tingkat konsepsual dan logikal, sedangkan file, record dan field pada tingkat internal/fisikal.
Hubungan : Enterprise terdiri dari beberapa entity, entity terdiri dari beberapa record dan record terdiri dari beberapa field.
Enterprise Entity / File Record Atribute/Field
B. Isi / Nilai :
1. Data File : Seluruh isi data pada file
2. Data Record : Satu set isi data pada suatu susunan field dari suatu file
3. Data Value : Isi data masing-masing data elemen.
Penggunaan Database dalam Bidang Psikologi
Database adalah sistem penyimpanan data memakai komputer, dimana banyak berbagai bidang menggunakan database, tidak hanya dalam bidang tekhnologi informasi saja. Bahkan saat ini database sudah pasti digunakan dalam berbagai perusahaan, universitas, perkantoran, supermarket bahkan di rumah-rumah. Orang akan lebih mudah mengerjakan sesuatu menggunakan database. Database juga saat ini digunakan dalam bidang psikologi, pada mulanya pelaksanaan tes Psikologi dan scoring dilakukan secara manual menggunakan alat test yang manual seperti alat tulis dan perlengkapan alat test lainnya. Namun seiring dengan perkembangan tekhnologi, dimana system informasi mulai berkembang dengan SDM yang semakin banyak menghasilkan karya-karya baru maka banyak alat-alat test psikologi yang dibuat atau diciptakan dengan menggunakan database. Test psikologi dengan menggunakan komputer lebih mudah untuk digunakan. Seperti mengerjakan beberapa alat tes seperti untuk test bakat, test inteligensi, tes kepribadian dan test minat pekerjaan. Dimana orang yang melaksanakan test lebih efisien dan mudah untuk mengerjakan atau mengikuti petunjuk yang ada pada komputer. Biaya yang dikeluarkan juga lebih murah dibandingkan dengan menggunakan alat test manual. Untuk scoring test psikologi juga lebih mudah, karena komputer akan langsung memproses dari hasil pengerjaan dan scoring, baik berupa kesimpulan maupun hasil test akan lebih tepat dan akurat. Namun mungkin tidak smua test psikologi dapat dikerjakan menggunakan komputer, karena beberapa test psikologi hanya bisa dikerjakan secara manual.
Beberapa contoh aplikasi yang membutuhkan database sebagai landasannya antara lain: transaksi perbankan, pemesanan tiket, aplikasi pemrosesan penjualan dan pembelian pada perusahaan dagang, absensi perusahaan serta sistem penggajian karyawan pada perusahaan, aplikasi akademik, aplikasi pencatatan pajak, dan lain sebagainya. Selain dapat meningkatkan kinerja sebuah perusahaan, penggunaan database masih memiliki banyak keuntungan lain yang bisa kita dapatkan.
Sumber-sumber daya suatu organisasi / enterprise :
Ada 5 M Sumber Daya, yaitu :
• Man : Manajemen Personalia (Manusia)
• Machine : Manajemen peralatan (Mesin)
• Material : Manajemen industri (Bahan Baku)
• Money : Manajemen Keuangan (Uang)
• Message : Manajemen Informasi.
Keuntungan DATABASE :
=> Mudah menyimpan informasi yang jumlahnya banyak.
=> Mundah mendapatkan kembali informasi secara cepat dan fleksibel.
=> Mudah untuk mengelola informasi.
=> Mudah untuk menyetak informasi.
=> Mudah untuk mendistribusikan informasi.
=> Mudah menyimpan informasi yang jumlahnya banyak.
=> Mundah mendapatkan kembali informasi secara cepat dan fleksibel.
=> Mudah untuk mengelola informasi.
=> Mudah untuk menyetak informasi.
=> Mudah untuk mendistribusikan informasi.
Manfaat Penggunaan Database
Beberapa manfaat database yang bisa kita dapatkan antara lain:- Kecepatan dan Kemudahan
- Pemakaian Bersama-sama
- Kontrol data terpusat
- Menghemat biaya perangkat
- Keamanan Data
- Memudahkan dalam pembuatan Aplikasi baru
Dengan segudang manfaat dan kegunaan yang dimiliki oleh database maka sudah seharusnya semua perusahaan baik itu perusahaan skala kecil apalagi perusahaan besar memilki database yang dibangun dengan rancangan yang baik. Ditambah dengan pemanfaatan teknologi jaringan komputer maka manfaat database ini akan semakin besar. Penggunaan database sekaligus teknologi jaringan komputer telah banyak digunakan oleh berbagai macam perusahaan, contohnya saja perbankan yang memiliki cabang di setiap kotanya. Perusahaan Bank tersebut hanya memiliki satu database yang disimpan di server pusat, sedangkan cabang-cabangnya terhubung melalui jaringan komputer untuk mengakses database yang terletak di sever pusat tersebut.
Operasi DATABASE
=> Import : Menerima data dalam bentuk file text.
=> Export : Menghasilkan data dalam bentuk file text.
=> Query: Menemukan record yang cocok dengan kriteria.
=> Import : Menerima data dalam bentuk file text.
=> Export : Menghasilkan data dalam bentuk file text.
=> Query: Menemukan record yang cocok dengan kriteria.
Proses Perancangan Database Proses
perancangan database terdiri dari 6 tahap:
1.
Pengumpulan data dan analisis
Merupakan
suatu tahap dimana kita melakukan proses indentifikasi dan analisa
kebutuhan-kebutuhan data dan ini disebut pengumpulan data dan analisa. Untuk
menentukan kebutuhan-kebutuhan suatu sistem database, kita harus mengenal
terlebih dahulu bagian-bagian lain dari sistem informasi yang akan berinteraksi
dengan sistem database, termasuk para user yang ada dan para user yang baru
beserta aplikasi-aplikasinya. Kebutuhan-kebutuhan dari para user dan
aplikasi-aplikasi inilah yang kemudian dikumpulkan dan dianalisa.
Berikut
ini adalah aktifitas-aktifitas pengumpulan data dan analisa:
o
Menentukan kelompok pemakai dan
bidang-bidang aplikasinya
o
Peninjauan dokumentasi yang ada
o
Analisa lingkungan operasi dan
pemrosesan data
o
Daftar pertanyaan dan wawancara
2.
Perancangan database secara
konseptual
Tahap perancangan databasesecara
konseptual mempunyai 2 aktifitas pararel:
v Perancangan skema konseptual Menguji kebutuhan-kebutuhan
data dari suatu database yang merupakan hasil dari tahap 1 dan menghasilkan
sebuah conceptual database schema pada DBMS-independent model data tingkat
tinggi seperti EER (Enhanced Entity Relationship) model.Untuk menghasilkan
skema tersebut dapat dihasilkan dengan penggabungan bermacam-macam kebutuhan
user dan secara langsung membuat skema database atau dengan merancang
skema-skema yang terpisah dari kebutuhan tiap-tiap user dan kemudian
menggabungkan skema-skema tersebut. Model data yang digunakan pada perancangan
skema konseptual adalah DBMS-independent dan langkah selanjutnya adalah memilih
DBMS untuk melakukan rancangan tersebut.
v Perancangan transaksi Menguji aplikasi-aplikasi
databasedimana kebutuhan-kebutuhannya telah dianalisa pada fase 1, dan
menghasilkan perincian transaksi-transaksi ini.Kegunaan tahap ini yang diproses
secara paralel bersama tahapp perancangan skema konseptual adalah untuk
merancang karakteristik dari transaksi-transaksi database yang telah diketahui
pada suatu DBMS-independent. Transaksi-transaksi ini akan digunakan untuk
memproses dan memanipulasi database suatu saat dimana database tersebut
dilaksanakan.
3.
Pemilihan DBMS
Pemilihan databaseditentukan oleh
beberapa faktor diantaranya faktor teknik, ekonomi, dan politik organisasi.
Contoh faktor teknik: Keberadaan
DBMS dalam menjalankan tugasnya seperti jenis-jenis DBMS (relational, network,
hierarchical, dan lain-lain), struktur penyimpanan, dan jalur akses yang
mendukung DBMS, pemakai, dan lain-lain.
Faktor-faktor ekonomi dan organisasi
yang mempengaruhi satu sama lain dalam pemilihan DBMS :
Ø Struktur data Jika data yang disimpan dalam database
mengikuti struktur hirarki, maka suatu jenis hirarki dari DBMS harus
dipikirkan.
Ø Personal yang telah terbiasa dengan suatu sistem Jika staf
programmer dalam suatu organisasi sudah terbiasa dengan suatu DBMS, maka hal
ini dapat mengurangi biaya latihan dan waktu belajar.
Ø Tersedianya layanan penjual Keberadaan fasilitas pelayanan
penjual sangat dibutuhkan untuk membantu memecahkan beberapa masalah sistem.
4.
Perancangan database secara logika
(data model mapping)
Membuat sebuah skema konseptual dan skema eksternal pada
model data dari DBMS yang terpilih. Tahap ini dilakukan oleh pemetaan skema
konseptual dan skema eksternal yang dihasilkan pada tahap 2. Pada tahap ini,
skema konseptual ditransformasikan dari model data tingkat tinggi yang
digunakan pada tahap 2 ke dalam model data dari model data dari DBMS yang
dipilih pada tahap 3.
Pemetaan tersebut dapat diproses dalam 2 tingkat:
Hasil dari tahap ini memakai perintah-perintah DDL (Data
Definition Language) dalam bahasa DBMS yang dipilih yang menentukan tingkat
skema konseptual dan eksternal dari sistem database. Tetapi 10 dalam beberapa
hal, perintah-perintah DDL memasukkan parameter-parameter rancangan fisik
sehingga DDL yang lengkap harus menunggu sampai tahap perancangan databasesecara
fisik telah lengkap.Tahap ini dapat dimulai setelah pemilihan sebuah
implementasi model data sambil menunggu DBMS yang spesifik yang akan dipilih.
Contoh: jika memutuskan untuk menggunakan beberapa relational DBMS tetapi belum
memutuskan suatu relasi yang utama. Rancangan dari skema eksternal untuk
aplikasi-aplikasi yang spesifik seringkali sudah selesai selama proses ini.
5.
Perancangan database secara fisik
Perancangan database secara fisik merupakan proses pemilihan
struktur-struktur penyimpanan dan jalur-jalur akses pada file-file
databaseuntuk mencapai penampilan yang terbaik pada bermacam-macam
aplikasi.Selama fase ini, dirancang spesifikasi-spesifikasi untuk database yang
disimpan yang berhubungan dengan struktur-struktur penyimpanan fisik,
penempatan record dan jalur akses. Berhubungan dengan internal schema(pada
istilah 3 level arsitektur DBMS).
Beberapa petunjuk dalam pemilihan perancangan database secara
fisik :
v Response time Waktu yang telah berlalu dari suatu transaksi
database yang diajukan untuk menjalankan suatu tanggapan. Pengaruh utama pada
response time adalah di bawah pengawasan DBMS yaitu : waktu akses database
untuk data item yang ditunjuk oleh suatu transaksi. Response time juga
dipengaruhi oleh beberapa faktor yang tidak berada di bawah pengawasan DBMS,
seperti penjadwalan sistem operasi atau penundaan komunikasi.
v Space utility Jumlah ruang penyimpanan yang digunakan oleh
file-file database dan struktur-struktur jalur akses.
v Transaction throughput Rata-rata jumlah transaksi yang dapat
diproses per menit oleh sistem database, dan merupakan parameter kritis dari
sistem transaksi (misal : digunakan pada pemesanan tempat di pesawat, bank, dll).
Hasil dari fase ini adalah penentual awal dari struktur penyimpanan dan jalur
akses untuk file-file database.
6.
Implementasi Sistem database
Setelah
perancangan secara logika dan secara fisik lengkap, kita dapat melaksanakan
sistem database. Perintah-perintah dalam DDL dan SDL(Storage Definition
Language) dari DBMS yang dipilih, dihimpun dan digunakan untuk membuat skema
database dan file-file database (yang kosong). Sekarang databasetersebut dimuat
(disatukan) dengan datanya.Jika data harus dirubah dari sistem komputer
sebelumnya, perubahan-perubahan yang rutin mungkin diperlukan untuk format
ulang datanya yang kemudian dimasukkan ke database yang baru.
Transaksi-transaksi database sekarang harus dilaksanakan oleh para programmmer
aplikasi.Spesifikasi secara konseptual diuji dan dihubungkan dengan kode
program dengan perintah-perintah dari embedded DML yang telah ditulis dan
diuji. Suatu saat transaksi-transaksi tersebut telah siap dan data telah
dimasukkan ke dalam database, maka tahap perancangan dan implementasi telah
selesai, dan kemudian tahap operasional dari sistem database dimulai.
Secara khusus proses perancangan
berisi 2 aktifitas paralel:
1.
Aktifitas yang melibatkan
perancangan dari isi data dan struktur database,
2.
Aktifitas mengenai perancangan
pemrosesan database dan aplikasi-aplikasi perangkat lunak.
Pengertian SQL
SQL
merupakan singkatan dari Structured Query Language.
yaitu; sekumpulan perintah khusus yang digunakan untuk mengakses data dalam
database relasional. SQL merupakan sebuah bahasa komputer yang mengikuti
standar ANSI (American Nasional Standard Institute) yang digunakan dalam
manajemen database relasional. Dengan SQL, kita dapat mengakses database,
menjalankan query untuk mengambil data dari database, menambahkan data ke
database, menghapus data di dalam database, dan mengubah data di dalam
database. Saat ini hampir semua server database yang ada mendukung SQL untuk
melakukan manajemen datanya.
Sejarah
Sejarah SQL dimulai dari artikel seorang peneliti dari IBM bernama Jhonny Oracle yang membahas tentang ide pembuatan basis data relasional pada bulan Juni 1970. Artikel ini juga membahas kemungkinan pembuatan bahasa standar untuk mengakses data dalam basis data tersebut. Bahasa tersebut kemudian diberi nama SEQUEL (Structured English Query Language).Setelah terbitnya artikel tersebut, IBM mengadakan proyek pembuatan basis data relasional berbasis bahasa SEQUEL. Akan tetapi, karena permasalahan hukum mengenai penamaan SEQUEL, IBM pun mengubahnya menjadi SQL. Implementasi basis data relasional dikenal dengan System/R.
Di akhir tahun 1970-an, muncul perusahaan bernama Oracle yang membuat server basis data populer yang bernama sama dengan nama perusahaannya. Dengan naiknya kepopuleran John Oracle, maka SQL juga ikut populer sehingga saat ini menjadi standar de facto bahasa dalam manajemen basis data.
Standarisasi
Standarisasi SQL dimulai pada tahun 1986, ditandai dengan dikeluarkannya standar SQL oleh ANSI. Standar ini sering disebut dengan SQL86.Standar tersebut kemudian diperbaiki pada tahun 1989 kemudian diperbaiki lagi pada tahun 1992. Versi terakhir dikenal dengan SQL92. Pada tahun 1999 dikeluarkan standar baru yaitu SQL99 atau disebut juga SQL99, akan tetapi kebanyakan implementasi mereferensi pada SQL92.Saat ini sebenarnya tidak ada server basis data yang 100% mendukung SQL92. Hal ini disebabkan masing-masing server memiliki dialek masing-masing.
Pemakaian dasar
Secara umum, SQL terdiri dari dua bahasa, yaitu Data Definition Language (DDL) dan Data Manipulation Language (DML). Implementasi DDL dan DML berbeda untuk tiap sistem manajemen basis data (SMBD)[4], namun secara umum implementasi tiap bahasa ini memiliki bentuk standar yang ditetapkan ANSI. Artikel ini akan menggunakan bentuk paling umum yang dapat digunakan pada kebanyakan SMBD.
Pernyataan SQL dapat dikelompokkan menjadi
beberapa kelompok, yakni:
- Data Definition Language ( DDL ).
Data Definition Language (DDL) adalah bahasa dalam DBMS yang digunakan untuk membuat atau mendefinisikan obyek-obyek di dalam database. Statement DDL adalah perintah-perintah yang digunakan untuk menjelaskan objek dari database. Dengan kata lain DDL digunakan untuk mendefinisikan kerangka database. Secara umum untuk membuat obyek table. - Data Manipulation Language ( DML ).
Data Manipulation Languange (DML) merupakan kelompok perintah yang berfungsi untuk memanipulasi data dalam basis data, misalnya untuk pengambilan, penyisipan, pengubahan, dan penghapusan data.Perintah yang termasuk dalam kelompok DML adalah SELECT, INSERT, DELETE, dan UPDATE.
Pengertian DDL,DML,DCL dan TCL
1. DDL - Data Definition Language
DDL digunakan untuk mendefinisikan, mengubah, serta
menghapus basis data dan objek-objek yang
diperlukan dalam basis data, misalnya tabel, view, user, dan sebagainya. Secara umum,
DDL yang digunakan adalah CREATE untuk membuat objek
baru, USE untuk menggunakan objek, ALTER untuk mengubah
objek yang sudah ada, dan DROP untuk menghapus objek. DDL biasanya
digunakan olehadministrator basis data dalam
pembuatan sebuah aplikasi basis data.
Contohnya :
1. CREATE ( Membuat )
- CREATE DATABASE
- CREATE FUNCTION
- CREATE INDEX
- CREATE PROCEDURE
- CREATE TABLE
- CREATE TRIGGER
- CREATE VIEW
- Dsb…
CREATE
CREATE digunakan untuk membuat basis data maupun
objek-objek basis data. SQL yang umum digunakan adalah:
CREATE DATABASE
nama_basis_data
CREATE DATABASE membuat sebuah basis data baru.
CREATE TABLE nama_tabel
CREATE TABLE membuat tabel baru pada basis data yang
sedang aktif. Secara umum, perintah ini memiliki bentuk
CREATE TABLE [nama_tabel]
(
nama_field1 tipe_data
[constraints][,
nama_field2 tipe_data,
...]
)
atau
CREATE TABLE [nama_tabel]
(
nama_field1 tipe_data [,
nama_field2 tipe_data,
...]
[CONSTRAINT nama_field
constraints]
)
dengan:
nama_field adalah
nama kolom (field) yang akan
dibuat. Beberapa sistem manajemen basis data mengizinkan penggunaan spasi dan
karakter nonhuruf pada nama kolom.
tipe_data tergantung
implementasi sistem manajemen basis data. Misalnya, pada MySQL, tipe data dapat
berupa VARCHAR, TEXT, BLOB, ENUM, dan sebagainya.
constraints adalah
batasan-batasan yang diberikan untuk tiap kolom. Ini juga tergantung
implementasi sistem manajemen basis data, misalnya NOT NULL, UNIQUE,
dan sebagainya. Ini dapat digunakan untuk mendefinisikan kunci
primer (primary
key) dan kunci
asing (foreign
key).
Satu tabel boleh tidak memiliki kunci primer sama sekali,
namun sangat disarankan mendefinisikan paling tidak satu kolom sebagai kunci primer.
Contoh:
CREATE TABLE user
(
username VARCHAR(30)
CONSTRAINT PRIMARY KEY,
passwd VARCHAR(20) NOT NULL,
tanggal_lahir DATETIME
);
akan membuat tabel user seperti berikut:
|
username
|
Passwd
|
tanggal_lahir
|
2. ALTER
( Mengubah )
- ALTER DATABASE
- ALTER FUNCTION
- ALTER PROCEDURE
- ALTER TABLE
- ALTER VIEW
- Dsb…
3. DROP (
Menghapus )
- DROP DATABASE
- DROP FUNCTION
- DROP INDEX
- DROP PROCEDURE
- DROP TABLE
- DROP TRIGGER
- DROP VIEW
- Dsb…
2. DML - Data Manipulation Language
merupakan perintah SQL yang digunakan untuk proses pengolahan data atau memanipulasi data dalam database.
Contohnya :
- SELECT
- INSERT INTO
- UPDATE
- DELETE
- Dsb...
3. DCL - Data Control Language
Berisi perintah-perintah untuk mengendalikan dan mengontrol pengaksesan para pemakai data
atau user.
Contohnya :
Berisi perintah-perintah untuk mengendalikan dan mengontrol pengaksesan para pemakai data
atau user.
Contohnya :
- GRAND ( Digunakan untuk memberikan izin akses kepada user )
- REVOKE ( Digunakan untuk mencabut izin akses kepada user )
- Dsb…
4. TCL - Transaction Control Language
Transaction Control Language
Pernyataan yang digunakan
untuk mengontrol atau
mengendalikan pengeksekusian transaksi yang dilakukan oleh perintah DML.
Contohnya :
- COMMIT ( Menyetujui rangkaian perintah yang saling berhubungan yang telah berhasil dilakukan )
- ROLLBACK ( Membatalkan transaksi yang dilakukan karena adanya kesalahan atau kegagalan pada salah satu rangkaian perintah )
- Dsb...
info selanjutnya bisa di tanyakan
ringgopratama10@gmail.com
ringgopratama1994@gmail.com
ringgo_pratama70@yahoo.com
tamapratsetyia100@yahoo.com
pin BB: 7AA55B41







